SAMARINDA – Saat ikut sidak Bahan Pokok Penting (Bapokting) dengan Pemkot Samarinda ke sejumlah pasar beberapa waktu lalu, Ketua Komisi II ...
SAMARINDA – Saat ikut sidak Bahan Pokok Penting (Bapokting) dengan Pemkot Samarinda ke sejumlah pasar beberapa waktu lalu, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi rupanya memilih memisahkan diri dari rombongan. Hal ini bukan tanpa alasan. Iswandi ingin mengetahui secara ril harga Bapokting di pasaran saat Bulan Ramadhan maupun jelang Lebaran.
“Saya menemukan ada perbedaan harga antar pedagang. Mulai harga sayuran hingga daging. Kalau pedagang yang ditanya rombongan yang melakukan sidak, mereka menjawab harganya relative aman, sesuai harga yang tercantum di website bapokting,” ungkap dia, kemarin.
Menurut dia, masih beberapa pedagang menjual bapokting dengan harga lebih rendah. Tetapi ada juga pedagang lain menjual dengan harga tinggi.
“Seharusnya saat sidak, tidak perlu menyampaikan pemberitahuan. Sehingga, kita bisa mengetahui fakta rill di lapangan. Saat sidak kemarin, kami menemukan fakta ternyata harganya berbeda-beda,” kata dia.
Iswandi mencontohkan saat rombongan melakukan sidak ke Pasar Segiri. Ternyata sudah ada staf Dinas Perdagangan (Disdag) standby di lokasi. “Saat kami ke sana, sudah ada staf dinas disana. Seolah-olah sudah diselaraskan harganya,” ungkap dia.
Diketahui, sidak yang dilakukan Pemkot Samarinda ke sejumlah pasar, bertujuan untuk memastikan keamanan ketersediaan dan harga bapokting di Kota Samarinda. (adv)